Cilacap, infojateng.id – Sebanyak 21 anggota Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Cilacap siap mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII yang di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, pada 11–21 Agustus 2026.
Kontingen tersebut dilepas Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya selaku Ketua Mabicab di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Kamis (6/8/2026).
Ketua Harian Kwarcab Cilacap Sujito mengatakan, kontingen terdiri atas seorang pimpinan kontingen, dua pembina pendamping, 16 Pramuka Penggalang yang terbagi dalam satu regu putra dan satu regu putri, serta dua penanggung jawab kegiatan seni budaya.
Menurutnya, seluruh peserta merupakan hasil seleksi dari berbagai kwartir ranting di Kabupaten Cilacap. Di antara mereka, terdapat seorang peserta dari SLB Negeri Cilacap yang akan mewakili daerah pada Jambore Nasional.
“Seluruh komponen kontingen saat ini dalam keadaan sehat, kompak, dan siap berangkat,” kata Sujito.
Selama masa persiapan, kontingen telah mengikuti lima kali pemusatan latihan yang mencakup pembinaan mental dan spiritual, keterampilan kepramukaan, penguatan kerja sama tim, hingga persiapan penampilan Kesenian Nusantara dan pameran kerajinan unggulan daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Mabicab Kwarcab Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang terpilih mewakili Kabupaten Cilacap.
Menurutnya, Jambore Nasional bukan sekadar ajang perkemahan, tetapi ruang belajar untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, dan membangun persaudaraan antarpeserta dari seluruh Indonesia.
“Kalian berangkat bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga duta Kabupaten Cilacap. Tunjukkan sikap disiplin, sopan santun, semangat gotong royong, dan jiwa persaudaraan yang menjadi karakter seorang Pramuka,” ujar Ammy.
Ia juga mendorong para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun jejaring dengan Pramuka dari berbagai daerah serta membawa pulang pengalaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kontingen Kwarcab Cilacap dijadwalkan bertolak menuju Cibubur pada Senin (10/8/2026) menggunakan armada bus yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Cilacap. (eko/redaksi)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.