Batang, infojateng.id – Jalan Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, mendadak dipenuhi aneka kostum unik. Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang tampil dalam karnaval untuk memeriahkan Dies Natalis ke-46 sekolah tersebut, Jumat (31/7/2026).
Sebanyak 650 siswa bersama para guru dan tenaga pendidik mengenakan beragam kostum. Mulai pakaian adat Nusantara hingga busana yang menggambarkan berbagai profesi.
Karnaval tersebut tidak sekadar menjadi perayaan ulang tahun sekolah. Para siswa diajak mengenal keberagaman budaya sekaligus berani membayangkan profesi dan cita-cita yang ingin mereka raih di masa depan.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Salsa. Siswi tersebut tampil layaknya seorang reporter televisi lengkap dengan properti pendukung.
“Hari ini melaporkan kegiatan karnaval dalam rangka memeriahkan Dies Natalis SMPN 4 Batang. Namanya Salsa jadi reporter berita TV,” kata Salsa saat ditemui di sepanjang Jalan Desa Pasekaran, Jumat (31/7/2026).
Kreativitas siswa juga terlihat dari pasangan Dinara dan Atha. Keduanya tampil dengan kostum yang berbeda dari pasangan lainnya.
Dinara mengenakan kostum yang menggambarkan gadis nelayan, sementara Atha mengenakan pakaian adat Minang.
Perbedaan kostum itu ternyata bukan bagian dari konsep awal. Pasangan tampil berbeda karena rekan yang seharusnya menjadi pasangan Dinara terlambat berdandan.
Meski begitu, kondisi tersebut tidak membuat mereka kehilangan kepercayaan diri.
“Tadi memang sedikit ada kendala, karena pasangannya terlambat berdandan, sementara harus segera tampil. Tapi karena kami profesional, tetap tampil walau kostumnya berbeda, satu kostum adat Sumatera dan profesi nelayan,” ujar Dinara.
Ia mengaku sempat berlatih beberapa menit sebelum tampil. Pengalaman mengikuti berbagai perlombaan seni membuatnya lebih percaya diri berada di depan banyak orang.
“Udah pernah juara 1 lomba seni vokal tingkat kabupaten jadi sudah terbiasa,” katanya.
Menurut Dinara, kegiatan karnaval memberikan pengalaman positif bagi para siswa. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan tersebut juga melatih kekompakan dalam kelompok.
“Semoga semuanya makin kreatif,” harapnya.
Ketua panitia Dies Natalis SMPN 4 Batang, Albert Rizal, mengatakan pemilihan konsep karnaval memiliki tujuan pendidikan. Para siswa tidak hanya diajak bersenang-senang, tetapi juga dikenalkan pada berbagai profesi dan kebudayaan Indonesia.
“Di samping melestarikan budaya, mereka juga agar memiliki wawasan yang luas untuk masa depan,” ujarnya.
Selain itu, untuk mengenalkan budaya Nusantara, para siswa menampilkan peragaan busana mulai adat Jawa hingga Sumatera dan lainnya.
“Semoga siswa-siswi kami tidak melupakan budaya negerinya, dan memiliki kebanggaan terhadap tempatnya menimba ilmu,” tandasnya. (eko/redaksi)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.